wuzzzzz
sapanya padamu
saat kau tertunduk
berpaku pada kata-kata itu
kau jegangkan kakimu
seperti tak peduli pada siapapun
dan apapun di sekelilingmu
sorotanmu sangat tajam
tarian bibirmu sangat lentur
dan
gairahmu sangat liar
wuzzzzz
lagi-lagi tak kau hiraukan sapaan itu
masih tetap kau sibukkan diri
pada sesuatu yang ada di depanmu
beringinpun heran menatapmu
apa yang membuatmu sekhidmat itu
wuzzzzz
angin itu pun terhembus berlalu
Jogja, 28 Oktober 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar