Rabu, 27 Oktober 2010

Angin senja

Aku berlari ke arahmu
Mencumbu angin senja
Menghirup paku-paku baja
       Kau berdiri tegap
       Menyambut goyangan kakiku
       Dengan lempengan batu
       Mengucurkn mata air
       dari sumber sahara
Aku berjalan mendekat
Ke arahmu
Menyeret nafasku
Memompa jantungku
Dan kau.....
Tetap berdiri di situ
Menatap kejam pada waktu
Bernyanyi geram
Terbata, terpana....

Jogja, 22 Oktober 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar