Perempuan itu ibuku
Yang menangis trersedu
Keriput pipinya semburat pilu
Mengais darah
Di tanah lapang bersimbah serakah
Perempuan itu ibuku
Berdiri tegak menantang langit
Hitam lebam kulitnya
Berbalut kain kebesaran surga
Perempuan itu ibuku
Berbisik lirih di tengah malam
Bernyanyi senandung cinta
Yang dia gubah dari jiwa
Suara nestapa anak-anaknya
Perempuan itu ibuku
Titisan bidadari berwajah ayu
Bermahkota rumput kering
Bermandikan embun bening
Jogja, Oktober 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar